Sabtu, 22 Maret 2014

Life Is Choice


Hidup atau mati adalah sebuah pilihan..
Hidup untuk menyakiti..
Hidup untuk disakiti..
Hidup untuk mencintai..
Hidup untuk dicintai..
Hidup untuk membenci...
Hidup untuk di benci....
Hidup untuk mengabaikan
Hidup untuk di abaikan..
Hidup untuk mengajarkan..
Hidup untuk berbagi..
Hidup untuk sekedarnya...
Hidup untuk menjadi kaya
Hidup untuk menjadi miskin..
Hidup bahagia...
Hidup menderita...
Hidup menjadi diri sendiri atau orang lain??
setiap aku melangkah..setiap aku berjalan..
setiap persimpangan...aku menemukan jalan berlubang..
Mana yang akan kamu pilih?? menyakiti atau disakiti?


Minggu, 09 Maret 2014

Back To December



Matahari...
Langit....
Bulan..
dan juga awan...
Mau kah kalian mengajakku kemasa itu??
Masa dimana Matahari bersinar dipagi hari..
Langit membiru disiang hari...
Dan kemudian awan menghadirkan mendung disore hari...
Saat itu Hujan turun...membasahi tanah yang kering, mengisi celah - celah...
Saat itu Senja juga menjemput dengan sangat elok..ingin rasanya senja terus berada disini..tapi apa daya..senja pasti akan berganti malam..
Tapi, ternyata tuhan memang baik, malam yang Tuhan hadirkan lebih indah dari senja yang kulihat..Malam itu..aku bisa merasakaan..merasakan berdiri,singgah ditanah yang sudah kau basahi dengan hujan...
Hujan...hujan...terimakasih...
semoga..aku bisa kembali...
Back To December......

Sabtu, 01 Maret 2014

Seandainya

Seandainya aku punya sayap, mungkin aku sudah terbang tinggi..
Seandainya aku laki - laki, mungkin aku sudah memilikimu..
ya, karena aku akan mengatakannya, aku akan mengungkapkan apa yang ada dalam perasaanku..
Aku akan tunjukkan warna yang jelas, takkan ada warna abu - abu lagi, takkan ada keraguan lagi, takkan ada kegelisahan lagi, takkan ada kata menunggu lagi, takkan ada kata sendiri lagi.
Semuanya akan terlihat jelas, tapi sekali lagi itu hanya SEANDAINYA...
Pada akhirnya aku hanya seperti tempat singgah layaknya tempat transit yang didatangi dan kemudian pergi lagi..
Betapa malangnya aku, betapa mulianya aku?
Tuhan memang sangat keras menempa hatiku, aku yakin semua itu dilakukanNya karena aku mampu melakukannya bukan?
Ya, semoga di hari esok akan ada warna yang jelas yang akan mewarnai hariku~
~semoga..


Akhirnya...

Hari ini adalah hari ke tujuh kamu kembali kekota masa lalumu. Kota yang penuh kenangan antara kamu dan wanita itu yang hampir empat setengah tahun mengisi ruang hatimu.
Di kota itu juga ada aku, aku wanita yang genap tiga bulan mengenal mu. Tiga bulan yang lalu, dikala senja itu, aku tidak akan melupakannya, aku memang bahagia waktu itu. Tapi tidak untuk sekarang ini, karena aku dan kamu tidak akan bertemu lagi, meskipun kita berada dalam kota yang sama, karena kamu lebih memilih yang lain.
Sedih memang menghadapi kenyataan ini, tapi sudah kehendak Tuhan bukan?
Tapi apakah kamu masih ingat dengan janjimu itu? janji yang kau ucapkan saat kita menuju puncak dikala senja itu??
Aku tidak mengharapkan janji itu lagi, karena biar bagaimanapun, sekarang kamu sudah menjadi bagian hidup dari orang lain dan aku tidak akan mengusiknya.
Finally, kita jalani hidup kita masing - masing dan semoga kamu selalu bahagia

Sabtu, 15 Februari 2014

Perbedaan

Tuhan selalu meiliki alasan ketika berkehendak
Pertemuan itu pasti memiliki tujuan
tujuan yang sampai sekarang ini belum aku temukan
aku dan kamu memang berbeda
tapi aku tak mempermasalahkan perbedaan itu untuk sekarang ini, tapi cepat atau lambat perbedaan itu akan menjadi jurang...
jurang pemisah, benteng yang tinggi apapun itu istilahnya..
aku tak akan pernah menyalahkan takdir..
karena bagaimanapun juga tuhan telah menjawab doaku..
doa yang selalu aku pinta setiap akan memejamkan mata
tuhan telah menurunkan malaikat kecilnya untuk mengisi hari - hariku
malaikat kecilku, aku tak akan pernah melupakan apa yang telah kamu ajarkan
"ketika kita mulai untuk mencintai, secara tidak langsung kita telah belajar untuk membenci"
kamu juga pernah bilang perbedaan kita dapat dipecahkan supaya menjadi persamaan.
Tapi aku belum bisa melakukannya..
karena pada kenyataannya Katedral dan Istiqlal hanya bisa bersanding tapi tidak pernah untuk bersatu :(
Terimakasih tuhan, kau telah menurunkan malaikat kecil untukku.
sekarang Kau boleh mengambilnya dari sisiku, tapi biarlah semua kenangan itu selalu hidup di jiwaku..
Sekarang aku siap menunggu malaikat berikutnya yang bisa aku temui tanpa adanya benteng pemisah
~Doaku yang selalu aku pinta setiap waktu~


Sabtu, 25 Januari 2014

Bukan Cinta Semusim

Sore itu, hujan turun dengan derasnya..
Mungkin Cuaca besok tidak akan berbeda dengan sore ini...Ya dugaan ku memang benar, Hujan pun turun lagi..Mengiringi perjalananku ke Puncak itu.
Di Jalan itu kita saling menyapa..
Untuk pertama kalinya aku melihat orang sepertimu..
rasanya nyaman...Tapi kenapa kamu begitu cepat menceritakan wanita itu ditengah - tengah perbincangan kita? Ya..muungkin kamu tipe orang yang terbuka, mungkin..
Hujan rintik - rintik benar - enar setia mengiringi perjalanan kami menuju puncak itu, sampai pada akhirnya malam datang menyapa,, ya.. di saat itu kamu memulainya,, akau hanya diam sejenak,, tidak ku pungkiri aku bahagia saat itu..
kalimat - kalimat indah dari mulutmu seakan - akan membuatku beku..
singkat kataku bahagia..bahagia telah mengenalmu..
tidak peduli apa kata mereka..
jadilah seperti apa yang aku kenal...
Tapi..langkahku sempat mundur jika aku mengingatmu akan wanita itu, So How can You move on, when You are still in Love with Her??
Semoga ini bukan Cinta semusimu untuk aku, semoga kita bisa terus bertemu dan bertemu..
Entah hanya sesaat atau selamanya..
Kelak jika tuhan berkehendak untuk kita..
Aku percaya..
Mudah - mudahan kamu bukan orang yang salah .. seperti apa yang dikatakan oleh mereka..
tapi kamu orang yang benar menurutku..
Kamu yang jauh disana..semoga bisa mengerti..
Besok pasti akan ada pertemuan lagi kan??
Aku sangat berharap bisa berjalan ditempat yang indah itu, tempat yang kau janjikan dikala senja menyapa dipuncak itu..
~untuk seseorang yang jauh disana,,orang yang sangat abu - abu buat aku..tunjukan warna putihmu...yakinlah aku tak kan meragu lagi ketika warna itu nampak